Suasana yang sama seperti biasanya,matahari sudah meninggi aku baru bangun dari tidurku,selalu seperti itu setiap hari,lalu kemudian aku bergegas mandi untuk berangkat ke kampus,melihat kedua orang tuaku saja aku tak sempat,karena mereka telah berangkat kerja pagi hari,aku sangat menikmati kehidupanku seperti ini,bebas tanpa kekangan,ke diskotik,pulang malam,,yaaaahhh... itulah gaya hidupku,sama seperti gaya hidup anak jaman sekarang.
Kemudian bergegas aku mengeluarkan mobil dari garasi rumahku untuk segera melaju menuju kampus,namun sebelumnya aku menjemput sahabat baikku dahulu yang bernama Jane,sesampainya aku dirumah Jane,ternyata Jane telah menungguku didepan gerbang rumahnya..
“Woooiii Jane... bengong ajje lo,ayo masuk...” ucapku
“ Lama banget lo cin,sampe lumutan gue nungguin..hehehe” gerutu Jane
“ Yaaa.. Maaf,tadi due telat bangun..” jawabku
“ preeet... alasan lama tuh,emang selalu begitu dari dulu..” jawab Jane
“ hehehehe... tau aja lo..” jawabku seraya tertawa
Sesampainya dikampus,aku langsung masuk kelas yang ternyata aku dan Jane telah terlambat 30Menit,segeralah aku mencari kursi kosong untuk tempat dudukku.baru sekitar 10 menit aku duduk dikursiku dengan pikiran rilex,kemudian dosen pun berkata..
“ Baik mahasiswaku,.kita kuis hari ini,segera keluarkan alat tulis kalian”
“ Haaaaaaahh? Kuis pak?...” jawabku dengan ekspressi terkejut
“ Iyaa...minggu lalu kan telah bapak informasikan bahwa minggu ini kita ada kuis” jawab dosenku yang mengajar matakuliah Ekonomi Akuntansi
Setelah aku mengecek notes ku,rupanya benar memang hari ini ada kuis,namun bodohnya aku,aku tak pernah mempersiapkan diri ketika menuju ujian apapun. Kuis pun segera berlangsung,dosen segera menuliskan soalnya dipapan tulis untuk segera kami cari jawabannya. Pusing bukan kepalang aku menjawab soal-soal tersebut,dari 5 soal hanya 1 yang akau mengerti,itu pun tak tau jawabannya benar atau tidak.
Perkuliahan telah selesai,waktunya aku untuk pulang bersama Jane,yang ternyata Jane juga lupa mengingatkanku bahwa hari ini ada kuis. Sesampainya aku dirumah,segeralah aku mengganti pakaianku dan segera bergegas pergi ke diskotik kesayanganku,aku bersenag-senang disana tanpa memikirkan hal-hal yang terjadi sebelumnya,jam pun telah menunjukkan jam 1 pagi,aku pun segera kembali kerumah dengan kondisi setengah mabuk,dan sampai rumah pun orang tuaku tidak pernah menanyakanku,karena mereka terlalu lelah bekerja dan sudah terlelap tidur ketika aku pulang,maka dari itu,aku merasa sangat bebas merdeka. Selalu seperti itu setiap hari.
Pagi itu entah menagapa aku tiba-tiba bisa bangun pagi sekali sedangkan orangtua ku masih terlelap tidur dan aku berpikiran ingin meninggalkan rumah untuk beberapa waktu,aku butuh suasana baru,aku jenuh dengan rutinitas ku yang tak ada perubahan.segeralah aku mempersiapkan segala persiapan yang ingin aku bawa untuk pergi dari rumah,segera aku meninggalkan rumah,dengan sebelumnya menitipkan pesan ke bibi agar tolong disampaikan kepada mama dan papa bahwa aku akan pergi untuk sementara waktu karena ada tugas dari kampus,padahal aku sedang berbohong. Didalam mobil aku pun menghubungi Jane yang ingin mengabarkan bahwa aku akan meninggalkan rumah,dan aku pun memberi tau Jane ke Daerah mana aku akan tinggal untuk sementara waktu.
Ku lajukan mobilku ke arah jawa tengah,tepatnya solo,disana akau akan tinggal dirumah kerabat SMA ku yang kini tinggal disolo,sesampainya disolo aku merasa damai,karena penduduk disini sangat bersahaja,tidak seperti jakarta yang semerawutan. Aku menjalani hidup baruku di kota orang,yaaa...aku mendapatkan sesuatu yang baru,jauh dari diskotik dan mabuk-mabukan,temanku di jakarta mengenalku dengan nama CINTA,namun aku ingin orang-orang disini tidak mengenalku dengan nama Cinta,aku tak ingin siapapun yang ada dijakarta dapat menemukanku disini. Maka dari itu,semenjak aku berpijak dikota solo ini aku memperkenalkan diriku dengan nama INDAH. Hari-hari yang aku lalui disini begitu manis,aku ke pasar tradisional,main di sawah,bersepeda,yang pasti aku bahagia.
Pagi ini aku bangun pagi.. hehehe. Dengan semanagat aku ke pasar dengan berjalan kaki seraya menikmati pemandangan yang indah dikanan dan kiri ku,sesampainnya disana aku segera berbelanja keperluan,setelah selesai aku kembali kerumah temanku dengan menggunakan ojek sepeda,di pangkalan ojek sepeda tersebut ada seorang pemuda yang menawarkan ojeknya kepadaku dan aku pun menerimanya. Kemudian diantar lah aku menuju tempat tujuanku,sesampainya ditempat tujuan pun,pemuda tersebut bertanya..
“Maaf,kamu tinggal disini?” tanya pemuda itu
“ Iya...kenapa?” jawabku
“ndak apa-apa,aku toh Cuma heran,aku ndak pernah lihat kau sebelumnya,padahal rumahku di sebelah rumahmu..” jawabnya
“ Ohh iya..aku sedang berlibur dirumah temanku ini,aku baru sampai 2 hari yang lalu..” jawabku
“ Ooohh..pantes toh,oh iya perkenalkan Namaku Gito..”
“ Oooh.... iya. Aku Indah,oh iya ini bayar ojeknya,makasih ya..” jawabku
Semenjak pertemuanku dengan Gito tersebut aku sering berbincang dengannya karena tempat tinggalnya tak jauh dari tempat akau tinggal,sehingga aku juga menceritakan padanya alasan kenapa aku pergi ko solo,namun aku tak memberi tau nama asliku. Dia pun dapat menjadi pendengar yang baik untukku. 2 minggu sudah aku di solo,namun aku mendapatkan banyak pengalaman berharga disini yang tak mungkin aku dapatkan dijakarta,belajar mandiri dan hemat. Hehehe
Aku sepertinya sudah jatuh cinta dengan kota ini dan seisinya,aku sepertinya jatuh cinta dengan Gito,selama disini,dia yang mengajarkanku banyak hal,termasuk belajar menghargai waktu.namun aku tak tau apakah lelaki baik seperti dia bisa mencintai wanita sepertiku yang tak memiliki aturan yang semau-maunya. Tapi perubahan yang aku alami disini ingin aku bawa hingga aku kembali ke Jakarta. Tanpa aku sangka ternyata Jane mendatangiku ke solo,dia mengabarkan bahwa mamaku sedang sakit karena memikirkanku yang tak ada kabar,aku yang pada saat itu sedang bersenda gurau dengan gito pun terkejut dengan kedatangan Jane..
“Cintaaaaaa.... gue kangen banget sama loe...” teriak Jane dari kejauhan
“ Heeeeiiiiiiiii Jane,loe ngapain kesini..” ucapku
“ Loe apa kabar Cin?” tanya Jane kepadaku
“ Baik sekali Jane... gue bahagia bnaget disini..” jawabku
“ Nyokap loe sakit-sakitan mikirin lo cin..loe pulang ya?..” ucap Jane
“ Cinta?? Siapa dia..?” tanya Gito kepadaku
“ Ini cinta temen gue..” jawab Jane kepada Gito
“ Dia Indah,BUKAN Cinta....!!” jawab Gito dengan lantang
“Dia CINTA temen gue,kalo ga percaya,tanya aja sendiri sama dia..” ucap jane
“ Indah... apa benar yang di ucapkan dia?” tanya Gito kepadaku
“ Iyaa.Gito,dia benar,Namaku sebenarnya memang Cinta..” jawabku
“ Jadi toh selama ini kamu berbohong sama aku?” jawab Gito
“ bukan begitu maksud aku..aku bisa jelasin semuanya...”
“ Ada apa sih ini Cinta? Gue ga ngerti deh..” ucap Jane
Kemudian aku menceritakan semuanya kepada jane,mulai dari awal aku berada disini hingga saat ini. Jane pun membujuk aku untuk pulang ke Jakarta,karena kondisi mama ku yang sedang sakit,dan aku pun memutuskan untuk kembali ke Jakarta besok siang, sebelum tidur aku sempat mengirimkan pesan singkat kepada Gito tentang keberangkatanku untuk kembali ke Jakarta esok hari,dan aku juga meminta maaf atas kejadian itu,dan aku menjelaskan semuanya.
Hari ini aku akan kembali ke Jakarta,aku pamit kepada temanku dan keluarganya dan berterima kasih atas izin tinggal selama ini. Aku pun segera memasukkkan barang-barangku kedalam mobilku dan beranjak pergi
“ Indaaaaaahh.. Tunggu,,” teriak Gito
“ Gitooo.. Maafin aku ya,aku tidak bermaksud berbohong..” jawabku
“ Sudahlah,lupakan saja,aku telah mengerti..aku juga minta maaf karena terlalu berpikiran gegabah, aku sayang sama kamu Indah.”ucap Gito
“ Aku juga sayang sama kamu,,terimaksih untuk semuanya ya,Tapi aku Cinta bukan Indah..” ucapku
“ Aku tetap sayang kamu,Siapapun kamu,, Yang aku tau CINTA ITU INDAH..”
Ucap Gito seraya memelukku erat. selesai
BY : Fitri Indrian

0 komentar:
Posting Komentar